Berangkat ke tanah suci adalah
impian terbesar orang tuaku, terutama abah. Tentu saja ini bukan keinginan
ringan yang mudah dicapai. Berangkat haji memerlukan banyak persiapan, mulai
dari mental, spiritual, tentunya persiapan finansial.
Untuk abah dan ibu, persiapan
mental dan spiritual mungkin lebih mudah dilakukan, modalnya hanya satu, yaitu
jiwa. Namun untuk persiapan yang terakhir, ini yang menjadi kendala selama ini.
Kami bukan termasuk keluarga kaya
raya, tapi juga enggan rasanya disebut keluarga miskin. Mungkin berada di
antara keduanyalah posisi kami.




