setelah dua bulan di jakarta (13 november-13 januari), akhirnya kami pulang ke lampung dan tinggal menunggu jadual ujian promosi. taukah perasaan saya waktu itu saudara-saudara? lega! dab bahagia tentunya. saya merasa mendapati diri sendiri, anak, suami, dan semua kembali seperti semula. keakraban yang dua bulan menghilang, telah kembali. dan itu tidak dapat terganti.
sampai saat ini, saat saya menulis cerita ini, saya masih sering teringat bagaimana buruknya saya dalam menghadapi farras selama di jakarta.